Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MODAL DALAM ISLAM

MODAL DALAM ISLAM

Secara bahasa (arab) modal atau harta disebut al-amal (mufrad-tunggal), atau al-amwal (jama’-jamak). Secara harfiah, al-mal (harta) adalah segala sesuatu yang engkau punya. Adapun alam istilah syar’i, harta di artikan sebagai segala sesuatu yang dimanfaatkan dalam perkara yang legal menurut syara’ (hukum islam), seperti bisnis, pinjaman, konsumsi, dan hibah (pemberian).
Modal adalah salah satu factor dari factor produksi selain tanah, tenaga kerja, dan organisasi yang digunakan untuk membantu mengeluarkan asset lain. Modal sangatlah penting begitu juga fakto produksi yang lainnya. Modal bisa menjadi jembatan penghubung antara modal yang satu kepada modal yang berikutnya.
Pentingnya modal dalam kehidupan manusia ditunjukkan dalam al-qur’an yang artinya sebagai berikut:
“dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah lading. Itulah kesenanagan hidup di dunia, dan di sisi allahlah tempat kembali yang baik (surga)”(ali-imron 14)
Kata “mata’un” berarti modal karena disebut emas dan perak, kuda yang bagus dan ternak (termasuk bentuk modal yang lain). Kata “zuyyina” menunjukkan kepentingan modal dalam kehidupan manusia.
Rasulullah pentingnya modal dalam sabdahnya:
“tidak boleh iri selain kepada dua perkara yaitu: “orang yang hartanya digunakan untuk jalan kebenaran dan orang yang ilmu dan pengetahuannya diamalkan kepada orang lain”.
(HR. Ibnu Asakir)

Dalam system ekonomi islam modal diharuskan terus berkembang agar sirkulasi uang tidak berhenti. Di karenakan jika modal atau uang berhenti (ditimbun/stagnan) maka harta itu tidak dapat mendatangkan manfaat bagi orang lain, namun seandainya jika uang di investasikan dan di gunakan untuk melakuakan bisnis maka uang tersebut akan mendatangkan manfaat bagi orang lain, termasuk di antaranya jika ada bisnis berjalan maka akan bisa menyerap tenaga kerja.

Post a Comment for "MODAL DALAM ISLAM"